Posted by: ardhasugarda | December 3, 2017

Cruise di Laut Mediterania 2017

Celebrity Cruise

Bulan September adalah salah satu bulan paling bahagia bagi gw pribadi karena di bulan ini gw menikah dengan mantan pacar gw satu2nya.. suitsuit…  dan di tahun 2017 ini yang sekaligus merayakan 17 tahun pernikahan kita, dapat kado istimewa dari Oriflame dengan perjalanan cruise ke 3 negara dan 4 kota. Bukan sembarang cruise tapi menggunakan kapal pesiar bintang 5 yang disewa khusus untuk membawa kurang lebih 6.000 konsultan Oriflame yang dibagi ke dalam 2 kapal pesiar.

Untuk Indonesia dengan jumlah konsultan yang berangkat sekitar 400 orang ditempatkan di kapal Celebrity Reflection Cruise. Kapal pesiar mewah dengan fasilitas hotel bintang 5 yang memang melayani rute di perairan Mediterania. Perjalanan kali ini merupakan pengalaman pertama kita naik kapal pesiar, jadi kita sangat excited terlebih akan mengunjungi kota-kota yang sebelumnya belum pernah kita datangi.

Rute Oriflame Gold Cruise 2017

Celebrity Reflection

Dari Roma ke Mykonos

Perjalanan dimulai dari Roma, Italia setelah menempuh perjalanan 16 jam dari Jakarta, sempat istirahat 1 malam di Roma. Esok harinya, sebelum ke pelabuhan kita sempat jalan keliling kota Roma dulu dan foto-foto di beberapa ikon kota seperti Colosseum dan Trevi Fountain.

Saya di Roma

Colosseum Roma

Kapal berangkat dari pelabuhan khusus kapal pesiar di Civitavecchia (1 jam perjalanan dari Roma). Dari Italia, kapal berangkat sore harinya menuju Yunani tepatnya ke Mykonos, sebuah pulau kecil di gugus kepulauan Cyclades, pulau seluas 85km2 yang terkenal dengan bangunan putih dan kincir anginnya yang unik. Kotanya cantik banget dengan bangunan warna pastel dan beberapa kali dijadiin lokasi syuting film Hollywood, salah satunya di film Bourne Identity saat adegan terakhir Matt Damon ketemu dengan cewenya.. eeeaa.. emang pas banget kalau ke Mykonos bareng pasangan kamu..

Berdua di Mykonos Island

Lorong Rumah di Mykonos

Dari Mykonos ke Ephesus

Dari Mykonos, perjalanan kapal berlanjut ke kota pelabuhan Kusadasi, kota di Negara Turki ini sebagai pintu masuk menuju Ephesus, situs reruntuhan bangunan Romawi kuno yang merupakan situs bangunan Romawi terbesar yang ditemukan di dunia. Dari Kusadasi menuju Ephesus menggunakan bis sekitar 30 menit perjalanan. Ephesus sendiri sebelumnya merupakan kota Yunani kuno sebelum dikuasai oleh bangsa Romawi dan sempat tertimbun puing akibat gempa bumi yang dashyat. Area situs ini sangat luas dan dapat dilihat bahwa pada masa lalu Ephesus merupakan kota yang sangat lengkap untuk ukuran kota saat itu, dimana ada tempat pertunjukkan theater, perpustakaan, pasar, pemandian umum, rumah sakit, bahkan rumah bordil. Berkeliling di situs yang sangat luas ini memakan waktu cukup lama dan enaknya ada tour guide yang menceritakan sejarahnya.

Kota Pelabuhan Kusadasi

Ikon Reruntuhan di Ephesus

Dari Ephesus ke Athena

Setelah puas mengelilingi Ephesus, Kapal membongkar sauh dan berlayar kembali menuju Athena, ibukota Yunani tempat para dewa dipuja pada masanya. Di Athena ini kegiatan inti dari acara Oriflame Gold Cruise berlangsung yaitu Konferensi dengan lebih dari 6.000 konsultan Oriflame dari seluruh dunia (total sekitar 70 negara) dan dihadiri juga oleh pendiri Oriflame dan top manajemen perusahaan. Setelah konferensi selesai, sorenya kita diberikan waktu bebas untuk mengelilingi kota Athena sampai malam sebelum kapal kembali berlayar menuju Roma. Kesempatan ini kita manfaatkan untuk mengunjungi Acropolis, situs reruntuhan jaman Yunani kuno yang terletak di atas bukit. Untuk menuju kesana perlu perjuangan dan fisik yang prima karena jalan yang cukup terjal dan hanya bisa dilakukan dengan berjalan kaki.

Jalan kaki menuju Acropolis

Erechtheion – Kuil untuk Dewa Athena dan Poseidon

Kembali ke Roma

Malam harinya kapal kembali berlayar menuju Roma dan mengakhiri 5 hari perjalanan cruise kita ke 3 negara dan 4 kota. Beberapa hari di kapal juga kita manfaatkan untuk menikmati segala fasilitasnya dengan melihat pertunjukan theater, bersantai di dek kolam renang dan bermain basket atau sekedar menikmati pemandangan lautan lepas dan daratan yang terlihat. Suasana sangat tenang, dengan bobot kapal yang besar, hampir tidak terasa goyangan ombak lautnya. Di hari terakhir, atau malam ke 6 di kapal diadakan gala dinner untuk para peserta acara ini dan peserta dari Indonesia sempat berfoto bersama di dek paling atas dari kapal yang terdiri dari 15 tingkat ini.

Pemandangan dari dek 15

Santai di dek 14 (area kolam renang)

Pertunjukan Theater

Tim pendukung para istri Oriflamers

Foto berdua sebelum Country Meeting

Menuju Gala Dinner

Sekelumit tentang cerita perjalanan Gold Cruise Conference kami yang sangat berkesan dan sekali lagi, kalau bukan karena Oriflame, kita gak pernah kebayang bisa naik kapal pesiar nan mewah ini.. Terima kasih Oriflame.. untuk istriku.. Go President..

Advertisements
Posted by: ardhasugarda | November 26, 2017

PIALA AFF U-15, U-19 DAN PIALA AFF

PIALA AFF (ASEAN FOOTBALL CHAMPIONSHIP)

Tahun 1996 awal diselenggarakannya Kejuaraan Sepakbola diantara negara-negara ASEAN dengan nama Piala Tiger sesuai dengan sponsor utama pada saat itu yaitu Perusahaan Bir Tiger dari Singapura. Dan pada tahun 2008 nama kejuaraan diganti menjadi Piala Suzuki AFF sesuai dengan pergantian sponsor utamanya. Dari total penyelenggaraan selama 11 kali sejak tahun 1996 sampai dengan 2016, Thailand menjadi juara terbanyak sebanyak 5x diikuti oleh Singapura sebanyak 4x dan masing-masing Malaysia dan Vietnam memenangkan 1x. Indonesia sendiri merupakan peserta yang paling banyak mencapai final kejuaraan ini sebanyak 5x tetapi masih belum dapat merebut gelar juara.

Tiger Cup and AFF Suzuki Cup Logo

Kejuaraan yang diadakan setiap 2 tahun ini diikuti oleh 11 negara anggota ASEAN dimana 8 tim terbaik beserta tuan rumah menjadi peserta di babak utama turnamen Piala AFF. Tim teratas sesuai peringkat FIFA dan tuan rumah otomatis masuk ke babak utama kejuaraan dan 4 tim dengan peringkat terbawah FIFA memperebutkan 1 tiket melalui babak kualifikasi. Sejak tahun 2007 penyelenggaraannya diadakan di 2 negara, dengan penyelenggaraan terakhir diadakan di Myanmar dan Filipina pada tahun 2016 lalu.

11 Negara Anggota AFF (ASEAN Football Federation)

Piala AFF Cup

Indonesia sendiri sebagai negara terbesar di kawasan Asia Tenggara belum berhasil merebut Piala AFF ini, walaupun sudah 5 kali masuk final dan menempatkan beberapa pemainnya sebagai pencetak gol terbanyak dan pemain terbaik turnamen. Salah satunya adalah Firman Utina yang mendapatkan gelar pemain terbaik di turnamen Piala AFF tahun 2010 dan Bambang Pamungkas sebagai pencetak gol terbanyak dengan 8 gol di Piala AFF tahun 2004.

PIALA AFF U-15 dan U-19

Sesuai dengan semangat pembinaan pemain muda, Piala AFF U-15 dan U-19 diadakan terpisah setiap tahunnya dimulai dari tahun 2002 dan juga diikuti oleh 11 negara ASEAN ditambah beberapa negara diluar ASEAN yang diundang untuk mengikuti turnamen.

Australia sendiri sejak tahun 2013 telah menjadi anggota tetap dari AFF, sehingga total negara peserta Turnamen AFF menjadi 12 negara. Tetapi Australia lebih memilih menempatkan timnya pada kejuaraan U-15 dan U-19 dibandingkan pada tim Seniornya.

Dalam kejuaraan AFF usia remaja ini Indonesia berhasil menjadi juara di tahun 2013 untuk merebut Piala AFF U-19, saat itu tim Indonesia dilatih oleh Indra Sjafri dengan salah satu pemain andalan timnas saat itu yaitu Evan Dimas.

Untuk Piala AFF U-15, prestasi terbaik Indonesia adalah runner up pada tahun 2013 dan menempati urutan ke 3 pada tahun 2002, selebihnya menjadi semifinalis di tahun 2007 dan 2010.

Logo Piala AFF U19

Trophy Piala AFF U19

Logo Piala AFF U15 tahun 2017

Juara Piala AFF U15 tahun 2017

DAFTAR JUARA PIALA AFF U15, U19 DAN PIALA SUZUKI AFF

Sebagai rangkuman kejuaraan Sepakbola kebangaan di kawasan Asia Tenggara, berikut daftar pemenang Piala AFF U15, U19 dan Piala Suzuki AFF dimulai dari tahun diadakannya Turnamen sampai dengan tahun 2017. Tentu menjadi harapan bersama agar ke depan Indonesia dengan tim nasional sepakbolanya dapat lebih menunjukkan kehebatannya dimulai tahun depan 2018 Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala AFF U19. Semoga mampu menjadi yang terbaik dengan dukungan semua pemangku kepentingan Sepakbola Indonesia dan semoga anak saya Nawal Sugarda dapat menjadi bagian dari Tim Nasional Sepakbola Indonesia di masa mendatang untuk mendukung tampilnya Indonesia di Piala Dunia 2034. Amin YRA..

Daftar Juara Piala AFF U15, U19 dan AFF Suzuki Cup

Dukung pembinaan sepakbola usia dini untuk anak-anak Indonesia tampil lebih baik di kancah internasional dan membuat bangga dan rasa persatuan Indonesia.. Maju terus Sepakbola Indonesia..

Posted by: ardhasugarda | November 24, 2017

1 Day Trip to Juventus Stadium (Allianz Stadium), Turin

Perjalanan dari Roma ke Turin

Gak pernah nyangka kesampaian juga ke Juventus Stadium atau sekarang disebut dengan Allianz Stadium sejak tahun 2017.  Alhamdulillah tahun 2017 ini dapat kesempatan berkunjung saat istriku mendapatkan 2 tiket gratis untuk merayakan ulang tahun ke 50 dari Oriflame. Perusahaan kosmetik dari Swedia dengan sistem penjualan langsung yang tesebar di lebih dari 70 negara termasuk Indonesia yang merupakan pasar terbesar ke 3 di dunia Oriflame.

Dalam rangka 50 tahun berdirinya Oriflame, para konsultan terbaik dari seluruh dunia yang jumlah sekitar 6.000 orang diajak menikmati perjalanan dengan kapal pesiar (cruise) ke 3 negara (Italia, Turki dan Yunani) dan 4 kota (Roma, Mykonos, Kusadasi dan Athena) selama 7 hari. Kebetulan di hari terakhir penerbangan kembali ke Jakarta adalah dari Roma dan ada kesempatan menginap 1 malam di Roma sebelum kembali ke Jakarta.

Jadilah hari terakhir setelah kapal berlabuh di pelabuhan civitavecchia, Roma, gw dan istri langsung berangkat menuju ke stasiun kereta di Roma Termini dan naik kereta cepat (Frecciarossa) menuju Turin. Perjalanan ditempuh sekitar 4 jam dan sampai di Turin Porta Nuova sekitar jam 3 sore. Dari stasiun Turin Porta Nuova, kita naik taksi online My Taxi karena uber dilarang beroperasi di Turin sekitar 40 menit perjalanan ke Juventus Stadium yang letaknya di pinggiran kota Turin.

Perjalanan kereta dari Roma ke Turin melalui Florence dan Milan

Frecciarossa, speed train from Roma to Turin

 

Juventus Stadium

Juventus saat ini merupakan satu-satunya klub sepakbola professional di Italia yang memiliki stadion bola sendiri. Sebelumnya bernama Stadion Delle Alpi yang kepemilikannya adalah Pemerintah Daerah Turin dan pada tahun 2002 dibeli oleh Juventus untuk kemudian dibangun stadion baru pada tahun 2008 dan selesai pada tahun 2011. Dari tahun 2011 sampai dengan 2017 nama stadionnya adalah Juventus Stadium dan pada tahun 2017 berganti nama menjadi Allianz Stadium untuk 6 tahun ke depan.

Kita beruntung bisa sampai ke Allianz Stadium sekitar jam 16.00, karena jam 16.15 tour Allianz Stadium dimulai. Jadilah kita ikut tur untuk mengetahui sejarah mengenai Juventus dan juga melihat isi dari stadionnya. Harga tiket untuk masuk Museum dan Tour adalah Euro 22/orang, durasi tour-nya sendiri adalah 1 jam dan bisa sewa alat penterjemah seharga Euro 3/bh. Tournya sendiri dalam bahasa Italia tapi dengan alat penterjemah itu bisa dipilih bahasa lainnya.

Perjalanan kita mulai dari lihat museum Juventus yang menceritakan mengenai sejarah Juventus sejak dari berdirinya di tahun 1897 sampai dengan saat ini. Lengkap dengan piala-piala yang sudah didapat, baju seragam dari tahun ke tahun, prestasi selama ini tokoh-tokoh di balik kesuksesan Juventus dan banyak lagi.

Juventus Museum

Di Depan Juventus Museum

Piala-piala Juventus

Koleksi Jersey Juventus

Pemain dengan Rekor bermain untuk Juventus

Allianz Stadium Tour

Tour ini luar biasa, kita dikasih lihat semua sudut ruangan dan bagian dalamnya stadion. Dimulai dari pintu masuk stadion, lapangan, tempat duduk penonton VVIP, VIP dan reguler, juga sampai masuk ke ruang ganti pemain, ruang pijat, ruang press conference dan ruang wartawan. Semua disajikan dengan runut dan teratur. Puas banget bisa tahu sejarah dan foto-foto di semua sudut ruangannya.. 😉

Di Depan Allianz Stadium

Di dalam Lapangan Allianz Stadium

Tribun Penonton dilihat dari Tribun VVIP

Ruang Ganti Pemain

Ruang Press Conference

Lantai Penghargaan untuk Fabrizio Ravanelli

Juventus Store

Tur berakhir pas 1 jam di jam 17.30 dan juga pas waktunya untuk mengejar kereta balik ke Roma dari Turin yang berangkat jam 19.00. Sempet beli oleh-oleh dulu di Juventus Store dan cus naik My Taxi balik ke stasiun Turin Porta Nuova menuju stasiun Roma Termini.

Pengalaman tak terlupakan menghabiskan waktu 1 hari untuk ke Turin melihat langsung stadion dari klub bola kesayangan gw.. Will back again with the whole family to watch Juventus match insyaAllah..

 

Posted by: ardhasugarda | March 3, 2017

Ardha’s goes to USA Part 2

Miami Tour

Perayaan 50 tahun berdirinya Oriflame dengan mengadakan konferensi spektakuler di Miami, Florida – USA dan mengundang lebih dari 1.000 konsultan dengan level Diamond keatas dimana 200 diantaranya berasal dari Indonesia… Para peserta dari 40 negara diberikan tiket pesawat pp dan fasilitas hotel bintang 5 dan delegasi dari Indonesia dan negara Asia lainnya mendapatkan tempat di Diplomat Resort and Spa yang mempunyai akses langsung ke pantai, asli keren banget hotelnya dan juga fasilitasnya..

Konferensi sih cuma 1 hari dan selebihnya peserta dimanjakan dengan tour Miami dan juga acara bebas.. yiihaa.. asik banget, bisa ajak keluarga liburan beneran.. kalau biasanya business and pleasure, ini judulnya pleasure with a bit of business.. ;).. Nah Miami tour yang diatur oleh Oriflame ini seru banget, kita diajak keliling kota Miami dan masing-masing peserta dikasih uang jajan senilai $25 yang bisa digunain untuk makan atau belanja karena bentuknya debit card.. asli beneran dimanjain..

Miami sendiri kota yang cukup besar sekitar 143km2, kira-kira sebesar Bandung lah kalau di Indonesia dengan penduduk di area perkotaan sekitar 5,5juta jiwa (sumber : wikipedia), nah memang sejarahnya dulu adalah bagian dari jajahan Spanyol sebelum menjadi bagian dari Amerika, makanya sebagian besar penduduk Miami bisa bahasa Spanyol..

Tour keliling kota Miami dimulai dengan kunjungan ke area seniman jalanan yang banyak terdapat di kota ini, kreatifitas mereka tersalurkan dengan membuat grafiti di bangunan-bangunan umum. Setelah itu kita diajak ke area pelabuhan yang banyak bersandar kapal-kapal pesiar maupun kapal pribadi juga tempat stadion klub bola basket NBA Miami Heat. Dari pelabuhan ini kita diajak jalan ke pantai yang paling terkenal di Miami, Miami Beach dengan banyak bangunan model art deco yang bertaburan di sepanjang jalan menuju kesana. Kira-kira seharian kita diajak jalan-jalan keliling kota Miami dan sore sebelum jam 5 sudah sampai lagi di Hotel.

Rekomendasi selama di Miami adalah nonton pertandingan NBA di stadion Miami Heat.. kapan lagi coba bisa lihat up close and personal dengan bintang-bintang NBA di Amerika, saran cari tiket di ticketmaster.com dan beli tiket yang dilelang sama orang-orang yang udah beli duluan, karena biasanya lebih murah dapetnya.. Kayak kita bisa dapet tiket dengan harga $ 20/orang, yang biasanya dijual sekitar $50-60 harga normalnya.

Selain di pusat kota Miami, di area sekitar ada salah satu Factory Outlet terbesar di Amerika yang namanya Sawgrass Mills, sekitar 40 menit dari Miami naik kendaraan dan bener aja, Sawgrass ini guedee banget dan ada berbagai macam outlet branded items mulai dari Nike, Levis, H&M, Coach, Zara, dll.. total lebih dari 300 toko branded di lahan seluas 220.000 m2 dan yang ajaibnya, hampir semua barang dijual dengan harga diskon, jadi memang yang doyan maupun gak doyan belanja kudu kesini.. 😉

Oya, berhubung udah sewa mobil, jadi kita keliling Miami ini pakai kendaraan sewaan, dan yang perlu jadi perhatian adalah kalau parkir di pusat kota itu lumayan mahal, kayak di hotel aja kalau mobil kita nginep seharian kena biaya $26 sekitar Rp. 400.000 lumayan ya.. nah kalau lagi jalan ke tengah kota juga kisaran biaya parkir antara $1.75 – $4 per jamnya tergantung waktu pas lagi peak hour atau tidak.

Miami kurang lebihnya itu yang kita udah explore dan kayaknya gak lengkap kalau ke Miami tapi gak mampir ke Orlando tempatnya Disney World terbesar di Dunia dan favoritnya anak-anak dan keluarga.. Next Orlando Trip..

Posted by: ardhasugarda | February 26, 2017

Ardha’s goes to USA part 1

Musim Dingin di Miami, Florida

Jeng.. jeng… Dapet kejutan lagi dari Oriflame dalam rangka perayaan 50 tahun usianya akan membawa konsultan-konsultan terbaiknya beserta keluarganya ke AMERIKA… tepatnya ke MIAMI, FLORIDA.. A.M.E.R.I.K.A… U.S.A… Top markotop emang nih perusahaan.. tiket pesawat pp Jakarta – Miami – Jakarta dengan Qatar Airways disiapin, hotel bintang 5 yang langsung menghadap ke Miami Beach juga disiapin di Diplomat Resort Hotel and Spa.. Dan yang paling penting adalah visa ke Amerika juga diurusin.. Coba aja urus sendiri visa Amerika, lumayan bikin puyeng dan belum tentu langsung dapet.

Alhamdulillah pengurusan visa sekeluarga berjalan lancar dan proses imigrasi saat mendarat di Miami juga tanpa kendala.. Perjalanan ditempuh dengan rute Jakarta – Doha (8,5 jam), transit doha sekitar 3,5 jam dan lanjut lagi perjalanan dari Doha – Miami (16 jam) total sekitar 28 jam.. mateng gak tuh.. 😉

Berhubung perjalanan dilakukan saat pergantian Presiden Amerika dari Obama ke Trump, jadi sebelum berangkat sempet was-was juga karena dalam kampanye-nya Trump sempet keras dengan imigran dari negara Muslim dan kebetulan kita dari Indonesia yang mayoritas muslim juga sempet khawatir.. Tapi Alhamdulillah semua kekhawatiran ilang begitu sampai Miami karena semua rasanya serba dipermudah dan sama sekali gak ada perbedaan perlakuan..

Cuaca di Miami bulan Januari enak banget, sekitar 22 derajat, jadi kayak suhu AC di Mall aja.. ;).. Sampai Miami kita semua rombongan dari Indonesia sekitar 200an orang lebih dijemput oleh panitia dan diantar ke hotel.. oya, kalau mau pakai kereta dorong di Miami International Airport harus keluarin uang sebesar $5 / trolley, bayarnya bisa pakai uang kertas / koin atau kartu kredit.. lumayan ya, baru sampai langsung keluar $10 karena bawa kopernya banyak..

Sampai di hotel kita langsung beberes dan dipaksain istirahat cepet setelah makan malam untuk mengatasi jetlag.. maklum, beda waktu 12 jam, jadi sampai di Miami jam 6 sore, di Jakarta udah jam 6 pagi.. Karena besok paginya kita mau jalan-jalan keluar kota tepatnya ke Key West..

peta-jkt-miami

Key West, Florida – The Southernmost Part of American Continent

Atas saran dari temen, katanya kalau sudah di Miami, sempetin ke Key West, bagian paling selatan dari Amerika yang berbatasan laut dengan Cuba negaranya Fidel Castro.. Gimana caranya kesana dari Miami… berhubung kita sekeluarga suka jalan-jalan naik mobil, jadilah kita sewa mobil dari Miami.. nah urusan sewa mobil ini juga ternyata gampang kok, yang penting disiapin SIM Internasional atau SIM Indonesia, trus pesen online di rentalcars.com, cari lokasi sewa yang terdekat dari hotel dan tinggal ambil mobilnya pake uber.. Kita pesen mobil di tempat rental namanya Alamo dan dapet mobil Toyota Corolla matic harga sewanya $40/hari, lumayan kan bisa muat sekeluarga berlima.. Bensin saat itu harga kisaran $2,3 / galon (1 gallon = 3,78 liter) jadi kalau dirupiahin sekitar Rp. 8.100 / liter, sama kan dengan pertamax di Indonesia.. Nah jarak antara Miami ke Key West itu sekitar 300km yang bisa ditempuh dalam 4 jam perjalanan..

Sepanjang perjalanan pemandangannya bagus deh karena memang kita melewati beberapa kota kecil dan juga melipir pesisir dengan pemandangan laut lepas di kiri dan kanan jalannya..

screen-shot-2017-02-26-at-3-46-47-pm

From Miami to Key West +/- 300km (4 jam perjalanan)

Perjalanan jadi gak terlalu berasa lama karena memang excited banget, baru pertama kali nyetir di sisi kanan jalan sekeluarga dan sangat mengandalkan GPS.. Jangan lupa ganti SIM card HP ke Amerika, kita pakai yang unlimited dengan masa berlaku 30 hari.. sangat berguna untuk bisa online selalu dan juga menggunakan GPS especially saat bawa kendaraan sendiri..

Sampai di Key West pas kebetulan tanggal 15 January ada acara tahunan Seafood Festival, jadi kita sempetin mampir kesana dan ngerasain suasana festivalnya, ada live band performance dan dijual berbagai macam makanan seafood.. Kota Key West sendiri kota yang funky, banyak toko-toko dan cafe restoran di pinggir jalan dengan hiasan lampu warna-warni.. Juga ada pelabuhan  dan monumen ujung paling selatan (Southernmost point of American Continent).

Udah puas muterin Key West, saatnya balik ke Miami.. Jadi hanya pulang hari kita berangkat pagi sekitar jam 10 dan balik dari Key West sekitar jam 8 malam.. Capek banget tapi puas.. Langsung tepar begitu sampai hotel dan siap-siap karena besoknya udah ada acara lagi..

Stay tune untuk lanjutannya ya.. Miami Tour..

Older Posts »

Categories

%d bloggers like this: