Posted by: ardhasugarda | February 1, 2013

Fasilitas kelas wahid di Muscat, Oman

Liburan gratis ke Muscat, Oman

Dari tanggal 16-21 January 2013, gw berempat bersama istri, nyokap mertua dan tante dapet hadiah atas prestasi istri gw untuk jalan-jalan ke Muscat, Oman.. Wah, ada apa disana ya? bayangan gw mungkin ya banyak orang arab pastinya dan gurun pasir beserta onta.. hehehe.. Berhubung tidak ada penerbangan langsung dari Jakarta ke Oman, jadinya kita berangkat menggunakan Emirates Airline dari Jakarta ke Dubai dan baru ke Muscat, Oman. Total perjalanan dari Jakarta ke Dubai sekitar 8 jam, transit 2 jam dan lanjut ke Muscat sekitar 1 jam.. Pas sampai Muscat, ternyata dugaan gw gak sepenuhnya benar.. memang tanahnya gersang, banyak bukit2 kering dan sinar matahari yang terik, tapi udaranya cukup sejuk sekitar 18-22 derajat celcius dan kotanya tertata sangat rapih, bersih dan modern.. kebetulan memang bulan Desember – Februari ternyata memang masuk musim dingin disana dan memang enak hawanya, jadi gak kepanasan. Yang ada malah malam kita pakai jaket dan cukup dingin..

OMAN

Buat yang belum tahu tentang Oman, sekilas cerita tentang Oman adalah negara kesultanan yang diperintah oleh Sultan Qaboos bin Said al Said yang telah memerintah dari tahun 1970 atau sudah 43 tahun (ckckckck.. Pak Harto aja kalah lama), dia mengambil alih pimpinan dari Bapaknya yang sangat konservatif dan membuat Oman seperti sekarang yang modern dengan segala infrastruktur dan fasilitas yang memanjakan rakyatnya.. bayangin aja, bensin kelas pertamax disini dijual Rp. 3.000 dan juga mata uangnya Oman Real itu nilainya setara US $ 2,5, atau 1 Oman Real = Rp. 25,0000.. mantaap kan.. Negara dengan jumlah penduduk sebanyak 3 jt orang yang terdiri dari 1,7 jt penduduk asli dan 1,3jt penduduk pendatang ini (kebanyakan orang india, hampir 70%) mengandalkan 100% pendapatannya dari minyak dan gas bumi.

Kesultanan Oman

Kesultanan Oman

Nah cukup sekilas tentang Oman, berhubung perjalanan ini adalah hadiah atas prestasi istri gw yang sangat bagus, jadi fasilitas yang disediakan untuk rombongan kita juga yang kelas wahid.. dari penjemputan dengan bis khusus di airport dan dibawa ke Hotel super mewah di kawasan resort dengan pemandangan laut arab.. nama hotelnya Shangrila Al Bandar dimana harga per malamnya yang paling murah aja 100 OMR (Rp. 2,500,000) dan kita tinggal disini selama 5 malam bersama total rombongan sekitar 68 orang dari 23 negara dan masing2 boleh bawa 3 orang temannya, jadi total 68×4 = 270-an orang.. kebayang kan berapa uang yang dikeluarin oleh si empunya gawe.. belum lagi kita disuguhin makan siang di Hotel paling mewah di Muscat dan juga makan malam yang gak kalah mewahnya plus tour keliling kota. yah sekitar 2 – 3 m sih ada tuh duit ngucur.. Ini semua demi mengapresiasi para extraordinary leaders yang berhasil mencapai level executive director (omzetnya gila2an lah per bulannya) dan diganjar dengan jalan2 mewah ini dengan mengajak 3 orang lainnya (gretong bo)..

Bisa dilihat kemewahan fasilitas yang kita nikmati selama di Muscat, Oman dapat dilihat dari foto-foto dibawah ini mulai dari gerbang menuju kompleks resort Shangrila, yang terdiri dari 3 hotel (Al-Bandar, Al-Husn dan Al-Waha) dengan nuansa gurun yang khas dan juga fasilitas hotelnya, kolam renang dan pantainya juga kamar dengan nuansa khas legokan interiornya.. pokoke muantap punya..

Gerbang masuk Kompleks Resort Shangrila Muscat

Gerbang masuk Kompleks Resort Shangrila Muscat

Kamar Deluxe Shangrila Al-Bandar

Kamar Deluxe Shangrila Al-Bandar

Kolam renang dan pantai di Shangrila Al-Bandar Muscat

Kolam renang dan pantai di Shangrila Al-Bandar Muscat

Interior Hotel Shangrila Al-Bandar Muscat

Interior Hotel Shangrila Al-Bandar Muscat

Istri, mama dan tante di halaman hotel

Istri, mama dan tante di halaman hotel

Explore Muscat

Nah selama 6 hari 5 malam di Muscat apa kita cuma di hotel aja sambil merenung? gak juga sih, merenungnya ada tapi lebih banyaknya jalan-jalannya.. kita diajak tur keliling kota, mulai dari mengunjungi Mesjid Agung Muscat (Sultan Qaboos Grand Mosque) yang guedenya luar biasa yang bisa menampung sekaligus 70.000 jamaah di ruang utamanya.. disini ada karpet terbesar di dunia yang merupakan 1 karpet tanpa jahitan yang gede banget dikerjakan oleh 600 pengrajin di Iran dan dibawa dalam 1 gulungan besar ke Muscat dan ditaruh di ruang utama masjidnya.. bagus banget..

Sultan Qaboos Grand Mosque, Muscat - Oman

Sultan Qaboos Grand Mosque, Muscat – Oman

Setelah itu kita diajak jalan ke pasar traditional di Muscat (Mutrah Traditional Market) dimana disini bisa dicari segala pernak pernik, suvenir dll yang khas Oman.. nah disini gw beli peci khas sana yang disulam, hampir semua orang lokal pake peci ini kemana2 dan juga baju terusannya kayak baju terusan panjang putih.. harga2nya bisa murah kalau tega nawarnya.. kayak peci ini mulai dari 1 real – 15 real, tinggal tega2an nawar dan juga pake jurus pura2 gak jadi beli dan balik badan.. paling nanti dipanggil dan dikasih harga tawaran kita.. hehehe.. cara Indo memang paling jitu..

Nah dari pasar ini, kita masih diajak lagi jalan ke istana sultan dan museum tentang sejarah Muscat dan diakhiri dengan makan siang di hotel paling mewah di Muscat, namanya Al Bustan Palace.. letaknya di atas bukit dan ada akses langsung ke pantai.. Setelah kenyang perut dan kenyang mata karena liat pemandangan bagus, baru deh balik ke hotel lagi yang gak kalah mewahnya..

Nah, besokannya kita lagi-lagi dijamu sama empunya gawe dengan welcome dinner ala Oman di kompleks hotelnya juga.. acaranya outdoor dan banyak tenda-tenda yang berisi kesenian khas Arab (Oman) kayak shisha (pipa rokok aneka rasa), heyna (semacam bahan alami untuk melukis di kulit), sampai makanan dan minuman khas Oman.. ditambah nuansa musik dan dansa2 khas sana.. jadi judulnya cuma come, bring your empty stomach and enjoy the facilities… Suasana welcome party-nya bisa dilihat dibawah ini..

Welcome Party Executive Director Seminar, Muscat - Oman

Welcome Party Executive Director Seminar, Muscat – Oman

Kebetulan juga di Muscat ini gw juga ada sodara yang memang tinggal disini dan punya usaha di bidang migas disini, jadilah hari-hari berikutnya kita juga diajak jalan-jalan keliling kota dan makan-makan lagi.. lagi-lagi dijamu juga.. hahahaha.. emang mantap.. spesial thanks to Mas Reddy dan Mbak Yanti yang sudah menemani kita jalan-jalan.. dan juga dilalahnya, gw ada temen SMA yang juga kerja di Muscat.. dan doi jauh-jauh dateng nyamperin kita di hotel untuk ketemuan.. thanks jg utk Nuki Mahendra…

Makan-makan bersama Mas Reddy dan Mbak Yanti di Muscat, Oman

Makan-makan bersama Mas Reddy dan Mbak Yanti di Muscat, Oman

Me, Andy dan Nuki (PL Reunion in Muscat, Oman)

Me, Andy dan Nuki (PL Reunion in Muscat, Oman)

Kesimpulannya memang perjalanan kali ini sangat menggembirakan, ketemu teman-teman, sodara dan paling pentingnya adalah kita dapet fasilitas bintang 5 gratis.. tis.. tis.. thank you Oriflame.. you rock…

 

Tulisan Arab di Muscat, Oman

Tulisan Arab di Muscat, Oman

 

 

 

 

 


Responses

  1. […] Foto-foto diatas merupakan kesempatan langka bertemu langsung dengan pendiri Oriflame Jonas af Jochnick dan Robert af Jochnick saat berlangsungnya Konferensi Diamond Oriflame di Rio de Janeiro, Brazil tahun 2012 dan foto dengan CEO Oriflame, Magnus di mesjid di Muscat, Oman saat berlangsung Executive Director Seminar tahun 2013. […]


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: